Pembersihan
Hari ini aku melakukan banyak sekali 'bersih-bersih'. Teringat salah satu seniorku, dia hobi mengorganisir hal-hal dalam kesehariannya dan menghapus apa-apa yang sekiranya sudah tak penting.
Aku bersih-bersih e-mail dan foto-fotoku di galeri. E-mail utamaku kehabisan tempat untuk menerima pesan baru, 15 GB per 15 GB. E-mail yang kubuat sejak SD ini penuh. Mungkin lucu, tapi serius aku sudah punya e-mail sejak SD, wkwk, karena di SD-ku dulu ada mapel TIK yang mengajarkan praktik membuat e-mail.
Sejak kecil, aku suka ikut banyak hal dengan komputer dan e-mail ku. Blogging, mengedit video, membuat podcast di Spotify, bermedia sosial, dan suka 'ngubek-ubek' Playstore untuk sekadar iseng mencari aplikasi yang menurutku menarik dan seru. Kadang ikut volunteer, course, dan campaign juga.
Yang konsekuensinya, e-mail ku membludak rata-rata karena event-event itu dan e-mail promosi.
Hari ini sudah kubersihkan lebih dari 400 e-mail yang menurutku sudah tak penting, dan storage-nya tak kunjung lega. Masih 15 GB per 15 GB, dan aku tak tahu kapan setidaknya penyimpananku berkurang 1 GB.
Sebagai manusia yang jujur bodoh wkwk, aku menghapusnya secara manual, klik 1 e-mail, klik ikon tempat sampah, terhapus, dan begitu terus berulang. Ini menghabiskan waktu 1 jam dan sangaaaat pusing kepalaku.
Lalu kumatikan komputer, menuju dapur, membuat es jeruk peras agar aku lebih fresh dan tak terlalu merasa lelah. Lalu ku-cek handphone-ku yang sedang diisi dayanya dan kubuka browser, "Cara mengatasi e-mail yang penyimpanannya sudah penuh 15 GB".
Dan aku agak bersyukur namun agak membodoh-bodohkan diriku lagi :v bahwa ternyata ada 'jalan pintas' cara menghapus e-mail tanpa harus melakukannya 1 per 1. Ada kata kunci kata kunci yang bisa aku ketik di kolom search Gmail.
Seperti mengetikkan (larger:10m) untuk menghapus e-mail dengan file dan lampiran berukuran besar. Lalu (older_than:1y) untuk menemukan dan menghapus e-mail yang berumur lebih dari 1 tahun. Dan (category:promotions) atau (category:social) untuk menghapus e-mail yang berisi promosi, iklan, atau pembaruan.
Sudah kulakukan, cukup banyak yang sudah kusortir dan kuhapus, dan mungkin beberapa hari ke depan aku masih akan melakukan acara 'bersih-bersih' ini.
Karena mataku lelah menatap layar komputer, aku pindah menjadi bersih-bersih foto di galeri. Agak kaget, galeriku berisi 5000 foto, kurang lebih :') dan menurutku semua foto itu sayang dihapus, wkwk.
Namun, kurasa aku tak bisa menyimpan seluruh foto-foto itu terus-terusan, karena penyimpanan handphone-ku terbatas. Dari 5000 foto, tersisa 3.500 foto, dan setelahnya aku merasa pusing di kepalaku sedikit mereda. Aku merasa lega karena sudah mengorganisir dan sedikit melepaskan diri dan kemelekatan foto dan email-email itu.
Sebenarnya aku punya 3 e-mail berbeda dengan 3 fungsi berbeda-beda. Untuk keperluan pribadi, belajar, dan bekerja (kalau suatu waktu aku sudah kembali bekerja lagi). Dan tidak masalah jika aku tak membersihkan 1 e-mail ku tadi. Namun, aku adalah orang yang mudah risih.
Dari kegiatan bersih-bersih yang kelihatannya sangat sederhana ini, aku mengambil pelajaran bahwa, kadang otak kita lelah karena kita selalu terpapar dengan banyak pesan masuk terus-menerus. Kadang otak kita butuh melepaskan beberapa hal yang sudah tak relevan supaya tak menjadi lelah yang berkepanjangan.
Barangkali, rumah besar yang diisi terlalu banyak perabot, keliahatannya akan tak besar, tak lega, dan tak lapang lagi jika semua ruangan diisi banyak sekali barang.
Mungkin ini analogi yang bisa menggambarkannya.

